Jan
02

Trend Fashion Tahun 2017 di Indonesia


No comments yet

Trend Fashion 2017 Indonesia – Menjelang digelarnya IPMI Trend Show 2017 yang diadakan oleh Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) terddengar desas desus bahwa trend mode klasik 1986 akan dipersembahkan pada acara kali ini. Acara yang akan mengusung tema Love ini akan diselenggarakan pada tanggal 8-November-2016 di The Hall Senayan City.

“Dedi Budiarjo” seorang desainer fashion sekaligus anggota dari IPMI di Qubicle Center mengatakan bahwa “Tema Love ini diangkat karena menjadi simbol dari kecintaat kita terhadap fashion yang menjadi fokusnya bertahun-tahun sebagai seorang desainer IPMI yang berdedikasi dan memiliki totalitas penuh terhadap dunia fashion.”

Acara Trend Show pameran busana ini akan dibuka dengan parade fashion in Indonesia karya desainner-desainer ternama di tanah air, yang akan ditampilkan dalam satu panggung. Parade ini bertujuan untuk memberikan kesadaran terhadap masyarakat untuk mematenkan produk mode fashion yang didesain oleh tangan-tangan karya Indonesia. Nantinya label Made in Indonesia akan diberikan secara cuma-cuma kepada desainer tanah air sebagai simbol dari kualitas terbaik yang diciptakan.

Trend Fashion 2017

Trend Fashion 2017 Indonesia

Sjamsidar Isa, selaku sebagai Ketua Dewan Pengurus IPMI pada konfrensi pers di Senopati 79 – A Qubicle Center Jakata, Beliau mengatakan bahwa melalui acara fesyen show kali ini, para desainer busana indonesia ingin memberikan informasi kepada industri onveksi di Indonesia kemana arah mode trand fashion tahun 2017 mendatang. Trend Show ini juga menjadi wadah bagi para desainer tanah air untuk memperkenalkan karya dan namanya sekaligus menunjukan kualitas dan kebolehanya didunia fashion. Dan seperti yang kita bahas diatas tadi dengan adanya acara ini para desainer ingin memperkenalkan apa itu fashion sebenarnya, dan memberikan pembelajaran kepada konsumen agar lebih mengenal produktivitas tanah air.

Acara fashion show yeng sekaligus menjadi preayaan 30 tahun IPMI Trend Show ini akan diisi dengan peragaan busana trand fashion bertajuk 1986. Serta terdapat pop-up store di lantai 1 senayan City yang menyediakan berbagai koleksi budana ready  to wear yang ternama. Serta disini juga terdapat koleksi kapsul dari desainer fashion anggota Ikatan Perancang Model Indonesia yang dijual dengan harga terjangkau.

Kemudian juga akan ada pertujukan fashion film screening untuk memberikan wawasan kepada publik yang memiliki minat didunia fashion mengenai cerita dibalik dunia mode. Selanjutnya akan diadakan juga pameran foto untuk mengisahkan seperti apa perubahan trand fesyen di Indonesia dari tahun-ketahun. Akan ada 30 wajah ikonik yang akan diambil oleh beberapa fotografer terpilih seperti Moreno Photography dan Davy Linggar.

Trend Busana 2017 Indonesia

Trend Show untuk memperkenalkan trend fashoin tahun 2017 ini juga didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Antara IPMI dan BEKRAF keduanya sepakat bekerjasama ntuk mengusung gerakan made in Indonesia, dimana para desainer akan diberikan secara cuma-cuma label made in Indonesia untuk dipasang disetiap produk fashion karya anak bangsa. “Ari Juliano Gema” Selaku Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi dari BEKRAF berpendapat bahwa ketika kita menggunakan label “Madi in Indonesia” ini secara bersama-sama akan memberikan ciri khas positif dari sebuah produk, dan menunjukan kualitas bagus dari produk itu sendiri.

Selain itu dalam acara ini akan ditampilkan acara talkshow bertajuk “Inside Fashion” yang diadakan oeh BEKRAFT dan IPMI, pada acara talkshow ini akan dihadirkan berbagai ikon dari dunia mode fashion di Indonesia.

Pada acara Trend Show 2017 ini tidak kurang dari 16 desainer ternama yang teribat didalamnya, diantaranya adalah Tri Handoko, Yongki Budisutisna,  Yogie Pratama, Widhi Budimulia, Tuty Cholid, Sutanto Danuwidjaja, Sebastian Gunawan, Mel Ahyar, Hian Tjen, Ghea Panggabean,Barli Asmara, Denny Wirawan, Era Soekamto, Carmanita, dan Danny Satriadi. Tidak ketinggalan juga Stella Rissa, Andreas Odang, dan Auguste Soesastro yang baru saja bergabung sebagai anggota PMII terbaru.

Acara Trend Show 2017 kali ini akan kembali menghadirkan konsep presentasi “White Cube” yang minimalis seperti pada penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya. Saat berjalan di catwalk, para model pemeran busana akan diam pada satu tempat sambil berpose. KOnsep seperti ini pertama kali diterapkan pada waktu IPMI Trand Show pada tahun 2015 agar para pengunjung bisa merasakan dan melihat lebih dekat koleksi tersebut. Ada juga “Mini Runway” yang disediakan untuk para desainer yang akan menunjukan beberapa karyanya dalam bentuk konvensional.

 

source : di sini



Post Your Comment
Your Name
Your E-mail

Comment